Negeri Guyonan
Negeri Guyonan
Ketika narasi tak lagi berguna
Hanya sekedar kecupan mesra
Ketika zaman tak lagi sama
Menuntut semua perubahan
Inikah negeriku sekarang?
Akal dan jiwa terpisah, jauh di angan
Pengangguran semakin tak tertekendali hanya sebuah delusi
Yang katanya para pemuda, hanya berdiam diri dipojokan
Seolah tak peduli, jika Sang Saka diperkosa, tak waras!
Oh, negeriku malang nasibmu..
Sistem yang semakin membingungkan,
Bahkan, rumput pun bergeleng-geleng meng”iya”kan!
Kemana jiwa-jiwa yang rindu akan semangat perjuangan?
Lihat! Bumi Pertiwi sedang menangis tersedu-sedu
Merintih meminta pertolongan
Nusantara, yang terkenal akan semangat perjuangan
Kini hanya tinggal kenangan
Inikah nusantaraku sekarang?
Perekonomian hanya berpusat dikalangan para elit
Dan kami, ibarat rempahan rengginang!
Ditendang bahkan dibuang!
RUU yang dibuat hanya berupa diksi berpolemik
Menggunjang seantero bumi pertiwi
Tenggelam dimakan eksistensi tanpa manusiawi
Borneo, Riau diterjang asap
Persoalan Jakarta hijrah ke kutai jadi boomerang
Caruk kemarut, bak gado-gado
Oh indonesiaku, kapan dirimu sembuh?
Apakah masih kuat lagi, berlayar?


Komentar
Posting Komentar