Negeri Guyonan

 

Negeri Guyonan

Ketika narasi tak lagi berguna

Hanya sekedar kecupan mesra

Ketika zaman tak lagi sama

Menuntut semua perubahan

Inikah negeriku sekarang?

Akal dan jiwa terpisah, jauh di angan

Pengangguran semakin tak tertekendali hanya sebuah delusi

Yang katanya para pemuda, hanya berdiam diri dipojokan

Seolah tak peduli, jika Sang Saka diperkosa, tak waras! 

Oh, negeriku malang nasibmu..

Sistem yang semakin membingungkan,

Bahkan, rumput pun bergeleng-geleng meng”iya”kan!

Kemana jiwa-jiwa yang rindu akan semangat perjuangan?

Lihat! Bumi Pertiwi sedang menangis tersedu-sedu

Merintih meminta pertolongan

Nusantara, yang terkenal akan semangat perjuangan

Kini hanya tinggal kenangan

Inikah nusantaraku sekarang?

Perekonomian hanya berpusat dikalangan para elit

Dan kami, ibarat rempahan rengginang!

Ditendang bahkan dibuang!

RUU yang dibuat hanya berupa diksi berpolemik

Menggunjang seantero bumi pertiwi

Tenggelam dimakan eksistensi tanpa manusiawi

Borneo, Riau diterjang asap

Persoalan Jakarta hijrah ke kutai jadi boomerang

Caruk kemarut, bak gado-gado

Oh indonesiaku, kapan dirimu sembuh?

Apakah masih kuat lagi, berlayar?

 Palangka Raya, 12 Nopember 2019

Komentar

Postingan Populer